EPISTOHOLIK-1:
JK Di Ujung Tanduk
KEMENANGAN Partai Demokrat (PD) sebagai jawaban rakyat selama ini untuk menepis isu bahwa dahulu SBY bisa terpilih jadi presiden karena ada JK. Presiden SBY berada di bawah bayang JK, yang mengatur pemerintahan adalah JK sehingga JK dengan santai memutuskan untuk “bercerai” dengan SBY.
Rakyat lebih percaya dan bersimpati kepada SBY sehingga suara SBY dan suara PD melesat jauh dan Partai Golkar (PG) turun. Peristiwa ini jelas membuat PG berpikir menampilkan JK sebagai capres.
Ada dua langkah yang akan dilakukan PG yakni capres baru (Sri Sultan Hamengkobuwono X atau Akbar Tanjung) dengan koalisi baru. Dan oleh sebab itu PDI-P juga meninggalkan JK dan mungkin menggantikannya dengan Prabowo Si “Rising Star”.
Atau membangun koalisi dengan PD dengan mengajukan cawapres lain untuk mendukung SBY karena jelas SBY sudah “alergi” jika diduetkan dengan JK.
Yang jelas JK sudah di ujung tanduk, kejatuhannya di kursi pemerintahan maupun di PG , karena PG harus membenahi diri akibat turunnya dukungan masyarakat pada partainya.
Labih Basar
Jl.Griya Kebraon barat
Surabaya
Sumber: Harian Surya, Rabu, 15 April 2009.



















